Dalam beberapa tahun terakhir, insiden kebakaran yang menyebabkan banyak korban di tempat dengan kepadatan tinggi sering terjadi, mengakibatkan kerugian serius bagi kehidupan dan harta benda masyarakat. Untuk mencegah kejadian serupa, peraturan dan langkah-langkah manajemen keselamatan kebakaran telah ditetapkan berdasarkan analisis karakteristik kebakaran di tempat-tempat tersebut, guna membimbing dan menstandarkan manajemen keselamatan kebakaran di lokasi-lokasi ini serta meningkatkan tingkat manajemen keselamatan kebakaran mereka. Tempat dengan kepadatan tinggi merujuk pada lokasi dalam ruangan yang ramai, seperti: hotel, restoran, tempat makan, pusat perbelanjaan, pasar, supermarket, stadion, ruang pameran publik, museum, tempat transaksi keuangan dan sekuritas, tempat hiburan publik, gedung poliklinik dan ruang perawatan rumah sakit, bangunan untuk lansia, tempat penitipan anak, taman kanak-kanak, gedung sekolah, perpustakaan, asrama kolektif, ruang baca di perpustakaan umum, ruang tunggu di stasiun bus, pelabuhan, dan bandara sipil, serta bengkel produksi yang padat dan asrama karyawan. Dengan menerapkan standar ini, diharapkan dapat menstandarkan perilaku manajemen keselamatan kebakaran, membangun mekanisme pengelolaan dan pengendalian diri untuk pemeriksaan keselamatan kebakaran, menghilangkan potensi bahaya kebakaran, dan bertanggung jawab atas keselamatan kebakaran, sehingga dapat mencegah terjadinya kebakaran, mengurangi bahaya kebakaran, dan melindungi keselamatan jiwa dan harta benda. Selain itu, dapat memastikan evakuasi yang teratur dalam situasi darurat. Kementerian Keamanan Publik Republik Tiongkok mengeluarkan standar industri keselamatan publik (GA 654-2006) pada 25 Oktober 2006, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2007, mengenai persyaratan manajemen keselamatan kebakaran di tempat dengan kepadatan tinggi. Pasal 8.2.1 mengatur bahwa kamar hotel bertingkat tinggi harus dilengkapi dengan senter darurat, masker anti asap, dan peralatan evakuasi lainnya beserta petunjuk penggunaannya, sedangkan kamar hotel lainnya sebaiknya dilengkapi dengan senter darurat, masker anti asap, dan peralatan evakuasi lainnya. Senter darurat di kamar hotel (yaitu senter darurat kebakaran hotel) berbeda dari pencahayaan normal dan lampu darurat di lorong, dengan tiga fungsi utama. Pertama: dalam situasi pemadaman listrik mendadak, memudahkan tamu untuk mengambil pencahayaan agar tidak panik dalam kegelapan; kedua: dalam insiden kebakaran mendadak, tamu dapat dengan cepat dan tepat mengambil pencahayaan, menemukan barang berharga dan masker gas, serta melihat pintu keluar aman untuk evakuasi yang teratur, sehingga secara efektif menghindari kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa. Ketiga: dalam bencana geologi seperti gempa bumi atau longsor, selain untuk evakuasi darurat, juga dapat memberikan pencahayaan untuk meminta pertolongan bagi orang yang terjebak, memudahkan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penyelamatan. Oleh karena itu, dalam pemilihan peralatan, harus memilih senter darurat kebakaran yang khusus, dengan fungsi yang mencakup: dapat digantung di tempat yang terlihat, sumber cahaya LED dengan waktu siaga yang lama, kontrol sensor pintar dengan respons dalam milidetik, lampu indikator berkedip darurat, dan baterai anti bocor yang dapat diganti. Dengan demikian, dalam situasi darurat, tamu dapat dengan cepat menemukan senter darurat, mengambilnya dan menyalakannya untuk pencahayaan evakuasi darurat. Tempat dengan kepadatan tinggi harus membangun sistem rapat rutin mengenai keselamatan kebakaran untuk menangani masalah besar yang terkait dengan keselamatan kebakaran, serta merencanakan dan menerapkan langkah-langkah keselamatan kebakaran di lokasi tersebut. Rapat keselamatan kebakaran harus dipimpin oleh penanggung jawab keselamatan kebakaran, dihadiri oleh personel terkait, dan tidak boleh kurang dari sekali sebulan. Rapat keselamatan kebakaran harus diajukan oleh pengelola keselamatan kebakaran, dan harus ada notulen atau keputusan rapat. Harus dibangun sistem pemeriksaan dan pengawasan kebakaran, menentukan personel, konten, lokasi, dan frekuensi pemeriksaan. Jika ditemukan kebakaran selama pemeriksaan, harus segera melaporkan kebakaran dan melakukan pemadaman. Pemeriksaan kebakaran harus dilakukan setiap hari, dan harus diorganisir pemeriksaan kebakaran malam hari sesuai kebutuhan. Hotel, toko, dan tempat hiburan publik harus melakukan pemeriksaan setidaknya setiap 2 jam selama jam operasional, dan setelah selesai beroperasi harus memeriksa dan menghilangkan potensi sumber api yang tertinggal. Pemeriksaan kebakaran harus dilakukan secara berkala, dengan setiap posisi diperiksa sekali sehari, setiap departemen sekali seminggu, dan unit harus memeriksa sekali sebulan. Untuk pemeriksaan fasilitas kebakaran bangunan, harus mematuhi ketentuan GA503 dan GA587. Jika ditemukan peralatan yang kedaluwarsa, aus, atau rusak, harus segera dilaporkan dan diganti. Pasal 9.5.2.1 mengatur bahwa hotel, toko, dan tempat hiburan publik harus mengadakan latihan kebakaran setidaknya sekali setiap enam bulan, sedangkan tempat lainnya harus mengadakan latihan setidaknya sekali setahun. Penyediaan peralatan evakuasi darurat sebagai fasilitas awal untuk penyelamatan kebakaran sangat penting untuk keselamatan harta benda tamu dan juga pemilik hotel. Melaksanakan tanggung jawab keselamatan kebakaran, menstandarkan keselamatan kebakaran, dan bersama-sama menciptakan masyarakat yang harmonis.
Peraturan Konfigurasi Senter Darurat di Kamar Hotel: Mengapa Tempat dengan Kepadatan Tinggi Harus Dilengkapi dengan Senter Darurat Kebakaran
Temukan senter darurat dinding VOFUWOOD untuk kamar hotel. Hubungi: service@vofu.cn